You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aliran Listrik Dicabut, Ratusan Siswa Belajar di Luar Kelas
photo Nurito - Beritajakarta.id

Murid SMAN 48 Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Ratusan murid SMAN 48 Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur terpaksa harus belajar di luar kelas. Penyebabnya, aliran listrik sekolah itu diputus akibat menunggak pembayaran listrik selama lima bulan senilai Rp 118 juta.

Akibatnya belajar jadi terganggu. Tidak ada penerangan dan poryektor yang biasa digunakan untuk belajar tidak berfungsi

Siswa kelas XII MIPA 5, Fery Putra mengatakan, listrik di sekolahnya sudah padam sejak Senin (21/11) sore. "Akibatnya belajar jadi terganggu. Tidak ada penerangan dan poryektor yang biasa digunakan untuk belajar tidak berfungsi," keluh Fery, Selasa (22/11).

Ia dan rekan-rekannya berharap, instansi terkait segera mencarikan solusi agar listrik di sekolahnya kembali berfungsi sehingga tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.

Listrik Padam, Layanan Dukcapil di Jaktim Terganggu

Kasubag TU SMAN 48, Mohammad Munir mengatakan, aliran listrik dipadamkan lantaran sudah lima bulan belum membayar listrik. Nilai tunggakan listrik mencapai Rp 118 juta. Hal ini terjadi lantaran dana BOP belum turun sejak semester kedua.

"PLN sudah mencabut aliran listrik karena tagihan listrik belum dibayar selama lima bulan," kata Munir.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5035 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1803 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1751 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1535 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1522 personAnita Karyati